Kamis, 05 Januari 2012
Testimoni Pemilik Sertifikat I-GIST Jabon
Jumat, 30 Desember 2011
Banyak Pohon Banyak REJEKI
Banyak Pohon, Banyak Rejeki
Melalui Keputusan Presiden No 24/2008, Pemerintah telah menetapkan tanggal 28 November diperingati sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), dan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional (BMN). Pada peringatan HMPI tahun 2010 di Jatiluhur, Jawa Barat, Presiden RI telah mengamanatkan untuk melanjutkan Gerakan Penanaman 1 Miliar Pohon. Peringatan HMPI tahun 2011 ini dilaksanakan hari Senin (28/11), di Bukit Merah Putih, Santi Dharma Indonesia Peace and Security Center atau Pasukan Misi Pemeliharaan Perdamaian, di Sentul, Citeureup, Bogor, Jawa Barat.
Peringatan ini merupakan salah satu upaya menumbuhkan budaya menanam di masyarakat. Tercatat program penanaman yang telah dilaksanakan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), antara lain Aksi Penanaman Serentak Indonesia (tahun 2007 dan 2008), Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (2007), Pencanangan Baru Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional (2008), serta Satu Orang Satu Pohon (One Man One Tree) tahun 2009.
Keberhasilan seluruh program tersebut memacu pemerintah untuk meluncurkan program Penanaman 1 Millar Pohon pada 2010 dengan motto “Satu Miliar Pohon Indonesia untuk Dunia” atau “One Billion lndonesian Trees for the World.” Realisasi Program Penanaman 1 Miliar Pohon tahun 2010 tercapai 1,7 miliar pohon, atau setara dengan 10.675.000 ton C02. Sedangkan, realisasi Penanaman 1 Miliar Pohon tahun 2011, mulai 1 Februari 2011 hingga saat ini, sudah mencapai 827 juta batang (80%) atau setara dengan 4.900.000 ton CO2.
Penanaman 1 Miliar Pohon merupakan gerakan nyata penanaman pohon secara serentak, yang bertujuan uptuk menambah tutupan lahan dan meneegah terjadinya banjir dan tanah longsor, konservasi keanekaragarnan bayati, penyerapan karbon untuk mencegah dampak perubahan iklim, serta mendukung pembangunan ketahanan pangan, energi, dan ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat, Semakin banyak pohon yang ditanam, maka masyarakat akan semakin terlindung dan sejahtera.
Labels:
Banyak Pohon Banyak REJEKI
Kamis, 08 Desember 2011
Monyet Ubud Bali Melepas Baju Mahasiswi Taiwan. Charmien Chen VS Ubud monkey
Seorang mahasiswi taiwan mendadak terkenal di jagad maya gara - gara kelakuan monyet ubud. Entah nasib apes apa yang menimpa Charmien Chen gadis 22 tahun asal taiwan, mahasiswi yang juga seorang model ini. Saat sedang berjalan-jalan di monkey forest ubud - bali, Charmien Chen didatangi seekor
monyet yang tanpa diduga langsung menarik-narik baju Charmien hingga terlepas.

Tidak berhenti disitu saja, kejadian tersebut ternyata diabadikan seorang temannya yang langsung mengupload foto foto "pelepasan" baju tersebut. Sebagian besar netizen yang bergender lelaki normal otomatis tentu akan berpikir kalau monyet dalam foto ini memang bernapsu dengan penampilan seksi Charmien sehingga bertekad melepas semua baju charmien hingga tuntas (seperti tekad semua lelaki normal termasuk penulis)





Rabu, 07 Desember 2011
Paket Investasi JABON
Sebuah Inspirasi dalam mencari penghasilan :

2 Konsep membangun hidup yang lebih baik, aman dan sejahtera :
A. Merencanakan Masa Depan (Investasi Membangun aset seperti laba-laba)
B. Menghadapi resiko hidup (Sakit, cacat, kecelakaan, meninggal)
A. Merencanakan Masa Depan (Investasi Membangun aset seperti laba-laba)

MENGAPA BERINVESTASI JABON?

MENGAPA INVESTASI INI PROSPEKNYA BAGUS ?
1. Kebutuhan kayu nasional saat ini : 57,1 juta m3 per tahun. kemampuan hutan alam dan hutan tanaman :45,8 juta m3 per tahun, defisit kebutuhan kayu sebesar : 11,3 juta m3 per tahun, Untuk memenuhi kebutuhan kayu tersebut, penebangan ilegal banyak terjadi di kawasan hutan
Sumber : (Kementerian Lingkungan Hidup, 2007).
2. Di daerah Jawa Barat saja, pertumbuhan jumlah unit usaha penggergajian rata-rata naik 20% per tahun, Pertumbuhan itu tidak diikuti oleh pertumbuhan hutan rakyat, hingga menurut majalah TRUBUS edişi November 2011, saat ini defisit kebutuhan kayu mencapai 34 juta m3 / tahun.
3. Isu Global Warming dan Indonesia sebagai paru-paru dunia, Tuntutan dari dunia bahwa Indonesia harus menjaga hutan alam yang berfungsi sebagai paru-paru dunia dan pencegah global warming, Tuntutan ini membuat Pemerintah harus melarang pengambilan kayu dari hutan alam, Kebutuhan industri akan sangat mengandalkan Hutan Tanaman Rakyat.
MANAJEMEN RESIKO I-GIST :


KEMUDAHAN LIQUIDITAS INVESTASI IGIST
2 Konsep membangun hidup yang lebih baik, aman dan sejahtera :
A. Merencanakan Masa Depan (Investasi Membangun aset seperti laba-laba)
B. Menghadapi resiko hidup (Sakit, cacat, kecelakaan, meninggal)
A. Merencanakan Masa Depan (Investasi Membangun aset seperti laba-laba)
MENGAPA BERINVESTASI JABON?
- Tanaman kayu penghijauan yang pertumbuhannya tercepat didunia, dengan pertumbuhan diameter rata-rata 10 cm pertahun dan dapat mencapai ketinggian sampai 25 m dan dapat di panen pada usia 5 tahun dengan volume kayu + 0,9 m3/pohon dan jika di jual dapat mencapai + Rp 1.000.000/ pohon
- Termasuk tanaman pionir, yang dapat tumbuh dengan mudah pada lahan-lahan terbuka, lahan yang semula kosong sehingga tepat untuk penghijauan pada lahan-lahan kritis.
- Budidaya Jabon relatif mudah, tidak terlalu membutuhkan perawatan yang istimewa.
- Harga kayu yang relatif tinggi, saat ini berkisar Rp 1.200.000,- per kubik. Harga ini akan cenderung terus meningkat, karena kebutuhan industri terhadap kayu, serta saat ini tidak diperkenankan kayu bulat yang berasal dari alam.
- Pertumbuhan sangat cepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya termasuk bila dibandingkan dengan sengon (albasia), Jabon tergolong tumbuhan pionir sebagaimana sengon. Ia dapat tumbuh di tanah liat, tanah lempung podsolik cokelat, atau tanah berbatu.
MENGAPA INVESTASI INI PROSPEKNYA BAGUS ?
1. Kebutuhan kayu nasional saat ini : 57,1 juta m3 per tahun. kemampuan hutan alam dan hutan tanaman :45,8 juta m3 per tahun, defisit kebutuhan kayu sebesar : 11,3 juta m3 per tahun, Untuk memenuhi kebutuhan kayu tersebut, penebangan ilegal banyak terjadi di kawasan hutan
Sumber : (Kementerian Lingkungan Hidup, 2007).
2. Di daerah Jawa Barat saja, pertumbuhan jumlah unit usaha penggergajian rata-rata naik 20% per tahun, Pertumbuhan itu tidak diikuti oleh pertumbuhan hutan rakyat, hingga menurut majalah TRUBUS edişi November 2011, saat ini defisit kebutuhan kayu mencapai 34 juta m3 / tahun.
3. Isu Global Warming dan Indonesia sebagai paru-paru dunia, Tuntutan dari dunia bahwa Indonesia harus menjaga hutan alam yang berfungsi sebagai paru-paru dunia dan pencegah global warming, Tuntutan ini membuat Pemerintah harus melarang pengambilan kayu dari hutan alam, Kebutuhan industri akan sangat mengandalkan Hutan Tanaman Rakyat.
MANAJEMEN RESIKO I-GIST :
- Program ini di fasilitasi oleh PT GMN (Global Media Nusantara) perusahaan yang memiliki Legalitas jelas dan dapat di pertanggungjawabkan
- Investor memiliki sertifikat resmi yang dilegalisir, dengan denah detail lokasi cluster pohon jabon miliknya dan dapat di perjual belikan
- Didukung konsultan quality Control yang berpengalaman di bidang investasi kehutanan, sehingga target pertumbuhan investasi dapat tercapai.
- Tanaman investasi di jamin dan diberikan kompensasi penggantian jika terjadi bencana alam maupun kebakaran dan didukung tim Pengamanan lapangan yang dapat di control sehingga resiko dapat di minimalisir
- Sistem Eye-Grow, Sistem pengawasan yang diterapkan oleh I-Gist untuk memantau pertumbuhan pohon setiap 5 detiknya yang diambil oleh kamera yang dapat diakses atau dilihat melalui jaringan internet dimana saja
KEMUDAHAN LIQUIDITAS INVESTASI IGIST
Labels:
Paket Investasi JABON
Teknologi Informasi (webforinstant)
"Jadikan Internet Mesin Pencetak Uang Otomatis & Peningkat Omzet Usaha Anda"
Labels:
Teknologi Informasi
Jumat, 28 Oktober 2011
Pinsip INVESTASI
Prinsip Investasi
Dalam topik prinsip investasi ini kami bermaksud melakukan sharing diskusi berdasarkan dari pengalaman-pengalamana para senior investasi yang sudah sukses.
Jadi bukan bermaksud untuk mengajari, tapi lebih pada prinsip berbagi dan mengajak diskusi.
Banyak orang yang sukses dalam dunia investasi, namun banyak juga yang bangkrut saat melakukan bisnis investasi. Untuk itu kita coba mencari tahu dan mengumpulkan pengalaman-pengalaman dari orang sukses dalam bidang ini.
Perlu kami ingatkan dengan tegas di sini, bahwa setiap bisnis Investasi adalah bisnis yang punya RESIKO TINGGI. Ya sekali lagi saya tegaskan Resiko Tinggi. Jadi kita tidak boleh melihat hanya dari sisi profit yang menarik saja, tapi tentu nya kita WAJIB mengenali resiko dari setiap investasi yang mau kita lakukan.
“Jika anda tergolong orang yang tidak berani mengambil Resiko dan Takut Gagal, maka bidang Investasi apa lagi investasi Online seperti ini bukanlah peluang yang cocok untuk Anda”.
Pahami dulu Prinsip Investasi nya agar kita dapat melakukan manajemen resiko dengan baik.
Beberapa prinsip Investasi yang perlu kita ketahui adalah sbb :
Labels:
Pinsip INVESTASI
Langganan:
Postingan (Atom)

